Home / Pendidikan / Komunitas Kapal Cinta, Kumpulan Seniman Berkebutuhan Khusus

Komunitas Kapal Cinta, Kumpulan Seniman Berkebutuhan Khusus

 

Outsider Artpreneur dan Komunitas Kapal Cinta digelar merayakan HUT Ciputra Artpreneur ke lima 27 Agustus-8 September 2019/foto:alfa

 

Aqillurachman Prabowo seniman berkebutuhan khusus berusia 14 tahun. Dia diagnosa dengan disleksia yang membuatnya sulit menulis dan membaca. Agil gemar jalan-jalan dan menjadikan pengalaman itu dalam subyek lukisanya.  Lukisanya itu dipamerkan di Ciputra Artpreneur, Jakarta,  Selasa (6/8).

Aqil menggunakan corak dan warna untuk menciptakan dunia kecil menjadi naratif yang dramatis penuh perasaan. Aqil bercita-cita jadi pelukis profesional.

Selain Aqil,  masih ada seniman berkebutuhan khusus lainnya yang tampil. Lukisan mereka bakal dilelang dalam acara Outsider Artpreneur pada 27 Agustus hingga 8 September 2019. Kegiatan itu memeriahkan puncak acara perayaan lima tahun Ciputra Artpreneur.

Begitu pula dengan seniman Anfield Wibowo siswa SMP SLB B Pangudi Luhur Jakarta. Dia adalah remaja yang mengidap sindrom asperger dan tuna rungu. Anfield melukis dengan beragam gaya. Yakni figuratis, abstrak, ekspresionis maupun naturalis. Pada November 2017 Anfield melakukan live painting di Istana Bogor untuk melukis wajah Perdana Menteri Denmark sebagai suvenir.

Selain itu jejak Anfield ada di bis Transjakarta dan mural kantin Galeri Nasional. Dia sering menyumbangkan lukisan dengan cara lelang untuk panti asuhan, gereja, yayasan sosial lainnya.

Sudah empat kali menggelar pameran tunggal di sejumlah galeri di Jakarta. Yaitu Imajinasi Tanpa Batas (2013), My Faith (2014), Rentang Masa (2017), Amazing World (2018). Dia juga ikut dalam sejumlah pameran bersama di Jakarta,  Jogyakarta,  Semarang,  Surabaya dan Bali.

Outsider Artpreneur diselenggarakan dengan didampingi seniman senior Hanafi. Dia berkolaborasi dengan sembilan seniman berkebutuhan khusus. Mengusung tajuk Kapal Cinta Outsider Artpreneur.

“Seniman berkebutuhan khusus diarahkan agar nantinya berkontribusi dalam kehidupan sehari-hari, “kata Hanafi.

Dijelaskannya, karya mereka memperbanyak ragam pasar. Pasar yang bagus menyediakan banyak pilihan.Banyak ragam. Hal-hal alami, jujur dan spontan.

Pasar bisa disebut rekreasi mata yang pilihannya beragam. Melengkapi keragam corak pendekatan seni yang cocok dengan pengunjung pasar.

“Itulah titik tolak mengapa kami memberikan ruang. Sebagai memberi kesempatan untuk berkembang. Untuk mengadakan hubungan-hubungan
Pengalaman menarik itu akan dipersentasikan pada 27 Agustus mendatanga,”katanya.

Selain itu Komunitas Kapal Cinta merupakan kumpulan keluarga penyintas neurokogis dan keterlambatan perkembangan seperti autisme,  disleksia, asperger,  bipolar, skizofrenia.

Komunitas Kapal Cinta terdiri dari jurlanis Nawa Tunggal yang mendampingi kakak kandung dengan ganguan neurologis. Istilah Kapal Cinta terinspirasi dari kisah Stultifera Navis atau kapal kebodohan yang ditulis filsuf Perancis Michel Foucault dalam buku Nadness and Civilization. (vlo)

 

 

About admin

Check Also

Manfaatkan Media Audio untuk Belajar Siswa PAUD

Pemerintah memprioritaskan pembangunan di bidang pendidikan untuk daerah Terdepan, Terluar, Tertinggal (3T). Tujuannya untuk meningkatkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *