Home / Politik / KPU Tangsel Mulai Rakit Kotak Suara

KPU Tangsel Mulai Rakit Kotak Suara

Ade Wahyu Hidayat, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangsel, menguji kekuatan kotak suara Pemilu 2019. Kotak tersebut terbuat dari bahan karton duplex. Dirakit di Gudang Pondok Aren, Kamis (28/2).

Tak tanggung-tanggung, Ade menguji kekuatan kotak suara itu dengan menduduki. Berat badan Ade lebih dari 60 kilo gram. Rupanya kotak suara mampu menahan berat badan Ade. Sehingga, dapat dipastikan kotak suara itu aman.

Perlu diketahui, sebanyak 3.819 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Tangsel membutuhkan 19.095 kotak suara. Sedangkan untuk perakitan dan penyimpanan kotak suara itu, KPU membagi dua zona perakitan kotak suara. Di gudang Pondok Aren yang berada di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Pondok Aren, dan di gudang Kodiklat TNI, Keluraham Buaran, Kecamatan Serpong.

Untuk proses perakitan sendiri, KPU Tangsel membagi dua tahap. Tahap pertama dilakukan di gudang Pondok Aren, yang terdapat sebanyak 11.320 kotak suara, dan sampai kemarin, Kamis (28/2) baru terakit sekitar 4.000 kotak suara.

Ade Wahyu Hidayat mengatakan untuk satu gudang terdapat 10 orang petugas perakitan kotak suara. “Sampai hari ini, (kemarin, red) baru selesai sekitar 4000 lebih kotak suara yang sudah selesai dirakit. Dan kami pantau langsung proses perakitannya agar seluruhnya terakit dengan sangat baik,” ungkap Asisten Ombudsman RI Tahun 2014 – 2018.

Kualitas kotak suara disebutnya berbahan karton duplex memiliki kualitas sangat bagus. “Semuanya sudah kami coba. Bahannya sangat bagus kualitasnya. Tadi saya uji dengan menduduki kotak itu dan sangat bagus. Padahal berat badan saya ini lebih dari 60 kilo gram,” ujar pria yang pernah menjadi sekretaris Forum Alumni Sekolah Demokrasi Tangsel ini.

Untuk perakitan kotak suara ditargetkan selesai pada 10 Maret. “Setelah dari gudang Pondok Aren kita akan lanjut ke gudang Kodiklat. Agar pada 10 Maret nanti semuanya bisa selesai sesuai target,” tandasnya.

Anggota Bawaslu Kota Tangsel, Slamet Santosa mengatakan, Bawaslu pun akan melakukan pengawasan terhadap logistik kotak suara.

Pengawasan dilakukan fokus pada kondisi gudang untuk penyimpanan kotak suara tersebut. Seperti memperhatikan potensi banjir dan bocor ketika hujan dan potensi kebakaran, karena kotak suara itu terbuat dari karton.

Dalam gudang tersebut harus tersedia alarm pemadam dan juga alat pemadam. “Kami perhatikan betul kondisi gudang tersebut. Dan harus tersedia alarm dan alat pemadam untuk mengantisipasi kebakaran. Kami lihat kondisi kedua gudang ini sudah memenuhi persyaratan. Semoga saja tidak ada kendala,” pungkasnya.

 

 

 

sumber : www.tangselpos.co.id

About admin

Check Also

Usung Tema Persatuan, Polisi di Tangsel Ciptakan Lagu

Aksi kreatif dilakukab lima petugas polisi dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tangerang Selatan (Tangsel) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *