Home / Bisnis / Melihat Bangunan Terminal Pondok Cabe

Melihat Bangunan Terminal Pondok Cabe

TANGSEL-Melongok program bangunan terminal Pondok Cabe sebentar lagi selesai dan akan diujicoba. Kawasan terminal pondok cabe ini wajahnya cukup megah dan keren, dibangun tiga lantai untuk melayani masyarakat.

Kepala Bidang Bangunan Non Perkantoran, Dinas Bangunan dan Penataan Ruang (DBPR) Kota Tangerang Selatan, Buwana Maharddika  menjelaskan pembangunan terminal tahap akhir sebentar lagi akan selesai. Pihaknya pun sedang mencari waktu yang tepat untuk melakukan ujicoba trek terlebih dahulu sebelum diserahkan ke Dinas Perhubungan nantinya.

“Pada bulan ini kami mau serahterima dengan Dinas Perhubungan. Tapi sebelum itu, akan diuji trek keluar masuk kendaraan dan penumpang. Kalau sudah sesuai akan kita serahkan ke Dishub,” kata Buwana.

Setelah diserahka kepada Dishub, dan Dishub nanti menunggu keputusan, apakah terminal itu akan tetap dikelola oleh Tangsel atau Kementerian Perhubungan. Jika tetap di kelola oleh Tangsel, akan ditingkatkan lagi agar lebih megah dan lengkap, melingkupi fasilitas lainnya jika hanya dari hasil bangunan saat ini sangat minimalis.

“Kelanjutannya nanti menunggu, apakah tetap dikelola oleh Tangsel atau diserahkan kepada kementerian. Jika tetap dikelola oleh Tangsel, untuk sementara belum dianggarkan kembali kemungkinan tahun depan untuk pembangunan selanjutnya. Karena untuk terminal yang saat ini belum ada gedung pengelola dan bengkel. Mungkin baru tahun depan untuk, ditambah gedung yang lain,” tambah ia.

Pembanguan terminal Pondok Cabe digarap selama tiga tahap, sejak 2015, 2016 dan terkahir 2017. Tahap yang paling besar adalah tahap terkahir, sehingga hibah dari DKI untuk pembangunan terminal sudah habis. Dimulai dari pembangunan Shelter angkutan kota, landasan pacu, pengerasan akses masuk terminal dan tahun ini pembangunan gedung penumpang, pembelian tiket, musholah, listrik dan air bersih.

“Lantai satu untuk area parkir kendaraan. Lantai dua untuk ruang tunggu penumpang, loket dan pembelian tiket. Sedangkan lantai tiga untuk food court  hanya saja belum rampung seratus persen. Perlu dilanjutkan lagi,” tuturnya.

Nantinya penumpang setelah membeli tiket di lantai dua langsung turun ke shelter sesuai dengan jurusan bus yang akan ditumpangi para penumpang. Konsep ini untuk mempermudah penumpang sesuai dengan tujuan.

Saat ini, proses bangunan masih berlanjut, masih ada tukang yang mengerjakan di lokasi masih ada pengerjaan. Berapa petugas ada yang sedang mengelas, membersihkan kaca dan pengerjaan lainnya. (AN).

 

About admin

Check Also

Imaji Xinjiang

 DAHLAN ISKAN Ini Las Vegas. Bukan. Ini Wyoming. Bukan. Ini Idaho. Bukan. Ini Xinjiang. Betul. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *