Home / Nasional / Limpahkan Dua PMKS ke UPT Panti Sosial DKI
Sekretaris Dinas Sosial, Kota Tangsel Yepi Suherman (kiri belakang), Kepala UPT Panti Sosial Dinsos DKI Yayat (kanan).

Limpahkan Dua PMKS ke UPT Panti Sosial DKI

 

TANGSEL-Dinas Sosial Kota Tangsel melimpahkan dua wanita Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Selasa (16/1) sore di Rumah Singgah Kelurahan Kademangan,Kecamatan Setu, Kota Tangsel pada UPT Panti Sosial, Dinas Sosial DKI Jakarta. Dua wanita yang ditemukan warga ber KTP DKI Jakarta.

Sekretaris Dinas Sosial, Kota Tangsel Yepi Suherman telah melakukan penyerahan dua PMKS dari rumah singgah kepada UPT Panti Sosial milik Dinsos DKI Jakarta berlokasi di wilayah Kelurahan Bakti Jaya Kecamatan Setu.

“Kami menyerahkan dua wanita PMKS kepada UPT Panti Sosial milik Dinsos DKI Jakarta. Berkenaan daripada itu terkait dengan yang bersangkutan memiliki KTP DKI sehingga kami serahkan kepara pemerintah setempat,” tukas Yepi.

Awal mula dua wanita PMKS ini ditemukan oleh warga Bakti Jaya, tidur di emperan ruko. Akhirnya dibantu oleh warga di tempatkan sebuah rumah selama kurang lebih tiga hari. Selasa pagi, warga membawa lalu diserahkan ke Rumah Singgah milik Dinsos Tangsel.

“Dua wanita itu antara orangtua dan anak. Sang anak usia sekitar dua puluh tahun sedangkan orangtuanya berusia sekitar enam puluh tahun. Keduanya tidur di emperan toko, oleh warga ditolong dan ditempatkan di rumah kontrakan, setelah tiga hari akhirnya mereka di bawa ke rumah singgah,” kembali Yepi menjelaskan.

Setelah sampai di rumah singgah, petugas langsung memeriksa indentitas seperti KTP dan lain-lain. Ternyata kedua warga tersebut dari DKI Jakarta berdasarkan alamat KTP. Dulunya warga ini tinggal di Tangsel, namun rumahnya sudah dijual dan pindah ke Jakarta. Setelah di Jakarta, kini mereka tidak punya tempat tinggal lagi akhirnya meminta bantuan kepada warga mencari bantuan.

“Mereka pernah tinggal di Tangsel lalu pindah ke Jakarta setelah di sana tempat tinggalnya juga sudah di jual. Mereka meminta bantuan agar anak dari orangtua itu bisa bekerja. Jika tidak ditangani oleh panti sang anak tidak bisa bekerja hanya mengurus orangtua saja,” Yepi menirukan keterangan yang bersangkutan.

Yepi mengtahui ber-KTP DKI Jakarta langsung menemui Kepala UPT Panti Sosial Dinsos DKI, Yayat yang berlokasi di Bakti Jaya Kecamatan Setu Kota Tangsel. Setelah berkomunikasi akhirnya Yayat meninjau rumah singgah milik Dinsos Tangsel dan langsung membawanya untuk ditempatkan di sana. “Kami langsung berkomunikasi dengan Bapak Yayat sore harinya proses penyerahan kami lakukan dengan beliau,” tambah ia.

Yayat seperti di sampaikan oleh Yepi, berterima kasih atas komunikasi yang dibangun. DKI memiliki tangung jawab peda warganya jangan sampai terlantar. Pihaknya membuka komunikasi kapanpun jika ada warga DKI terlantar di Tangsel bisa diserahkan langsung kepada Dinsos DKI perwakilan di Tangsel.

 

“Kami membuka komunikasi, bekerjasama dengan siapapun. Pemerintah berkuajiban membantu dan menjaga masyarakat jangan sampai ada warga yang terlantar hidupnya tidak jelas. Pemerintah telah menganggarkan untuk pembiayaan orang-orang terlantar,” tutur Yayat. (AN).

About admin

Check Also

Imaji Xinjiang

 DAHLAN ISKAN Ini Las Vegas. Bukan. Ini Wyoming. Bukan. Ini Idaho. Bukan. Ini Xinjiang. Betul. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *