Home / Pemerintahan / Kecamatan Kelola Anggaran Fisik Secara Mandiri

Kecamatan Kelola Anggaran Fisik Secara Mandiri

 

TANGSEL-Pemkot Tangsel pada tahun 2018 memberlakukan pengalokasian anggaran bagi kecamatan untuk mengelola anggaran fisik. Saat ini diusulkan pada anggaran perumbahan guna memperbaiki kerusakan kantor kecamatan dan kelurahan.

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany menjelaskan saat ini sedang mengupayakan pengalokasian anggaran gedung kecamatan untuk bisa melakukan perbaikan sendiri tanpa harus tergantung dengan Dinas Bangunan dan Penataan Ruang. Selama ini pemeliharaan bangunan dilakukan oleh dinas Bangunan dan Penataan Ruang.

“Saat ini kami tengah membahas untuk pengalokasian anggaran bagi kecamatan. Nanti dengan mekanisme seperti itu kecamatan bisa melakukan perbaikan sendiri tanpa harus ditangani Dinas Bangunan,” kata Airin.

Mengapa ada gagasan seperti itu, dijelaskan oleh Airin bahwa perbaikan cukup dilakukan kecamatan karena jika dilakukan oleh dinas terlalu lama waktu tunggunya. Dinas jelas banyak pekerjaan sementara kantor kecamatan dan kelurahan ada 54 dan kantor kecamatan ada 7, maka ketika masih menggunakan pola lama mengunggu dari dinas Bangunan akan memakan waktu dan bisa jadi semakin rusak kantor kecamatan yang diusulkan.

“Kalau semua diserahkan kepada dinas ini akan lama, karena tugas mereka cukup banyak harus dikerjakan. Demi efesiensi waktu kecamatan dapat melakukan perbaikan sendiri untuk kantor kecamatan maupun kantor kelurahan,” tambah ia.

Hal itu juga diperkuat oleh penjelasan Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie saat ini sedang dibahas besaran alokasi anggaran yang akan diterima oleh masing-masing kecamatan. Belum ditentukan besarannya karena belum final penetapan alokasi anggaran untuk bangunan.

“Pemeliharaan dan perbaikan ringan kantor kecamatan dan kelurahan akan di alokasikan di kecamatan. Besarannya sedang dihitung oleh Dinas Bangunan dan Penataan Ruang,” Benyamin menjelaskan.

 

Tentu akan jauh lebih ekektif dengan memberikan alokasi anggaran perbaikan kepada kecamatan. Namun perbaikan ini sifatnya yang ringan-ringan saja, tidak seperti membangun aula atau gedung dan lain-lain. Misalnya untuk perngerjaan kebocoran atau pengecetan supaya tetap menjaga fungsi gedung dengan baik.

“Tujuannya supaya dapat dilakukan dengan segera setiap perbaikan dan pemeliharaan tersebut serta dalam rangka dayamanfaat gedung dapat berlangsung lebih lama,” kata Benyamin.

Disarankan kepada seluruh kecamatan dalam penggunaan anggaran wajib mengikuti alur yang telah ada. Maksud dari alur yang ada yakni seperti mengikuti hal-hal dalam pengadaan barang dan jasa sebagaimana yang berlaku dari aturan.

“Semua mekanismenya harus menempuh proses pengadaan barang dan jasa sesuai aturan, berapapun besar alokasi dananya,” Benyamin Berpesan. (admin).

About admin

Check Also

3000 Tiket Dikembalikan Panitia Tangsel City Run & Fun Bike 2019

Panitia penyelenggara Tangsel City Run & Fun Bike 2019 mengembalikan 3000 kupon atau senilai Rp150 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *