Home / Bisnis / Di Tangsel Ada Gelanggang Budaya Megah

Di Tangsel Ada Gelanggang Budaya Megah

 

TANGSEL-Bagi warga Tangsel kini tak harus pergi jauh-jauh mencari tempat santai, penuh dengan pemandangan indah suasana hutan terbuka dan gemercik air. Datang saja ke gelanggang budaya, Taman Kota 2, di sana ada pemandangan indah yang dialiri suangai Jeletreng. Pengunjung bisa mengelilingi kawasan sekitar sambil mengabadikan foto.

Bagi pengunjung, setibanya di tempat parkir langsung dihadapkan dengan pemandangan cukup menakjubkan. Dataran tinggi dan berundag berderet anak tangga melengkung mengikuti kontrur tanah di bawah pepohonan rindang. Puluhan remaja masing-masing sibuk mengabadikan gambar. Ada yang memlalui kamera fotografi ada juga melalui smartphon.

 

Turun ke bawah melalui anak tangga, kaki bisa melangkah menyusuri bibir kali Jeletreng. Pada bagian ujung pengunjung akan menemui bangunan blandongan berlantai dua. Gedung ini dibangun cukup megah dan rapi dilengkapi dengan gigi balang pada bagian atas sementara bagian bawahnya untuk tempat ganti pakaian saat ada pertunjukan di gelanggang budaya. Selain itu terdapat mushola untuk pengunjung.

Hanya disekat beberapa meter, antara blandongan terdapat gedung gelanggang budaya. Bangunan gelanggang budaya ini sudah rapi. Saat berdiri di depan pintu masuk gelanggang budaya, sepanjang mata memandang, tersusun tempat duduk berbentuk setengah lingkaran berundag menggunakan lapis kayu dan alas batu. Inilah ruang pertunjukan amphitheater dengan kapasitas cukup besar mampu menampung sekitar 1000 orang.

Di lihat dari bagian depan gelangang budaya, mirip seperti cangkang kerang putih. Oval bagian atas melengkung beratap membran dengan bentangan lebih dari 30 meter sedangkan di dalamnya ruang pertunjukan cekung ke bawah. Gelanggang budaya ini dilengkapi 7 duangan menyerupai bilik-bilik kecil sepertinya digunakan untuk toilet. Atau mungkin ruang yang lain.

Kanan dan kiri gelanggang budaya, ditanami rumput untuk penghijuana. Sedangkan di belakangnya terdapat jalan yang sudah di paving block mengular hingga danau. Pada bagian ujung danau terdapat jembatan membentang kurang lebih sekitar 25 meter mengangkangi kali jeletreng. Dari jembatan ini melihat gelanggang budaya semakin memukau.

Jalan-jalan dihiasi dengan lampu taman, bisa dibayangkan saat malam pasti akan terlihat sangat indah. di tempat ini juga banyak orang melakukan aktivitas memancing di bawah jembata.

Salsabila (35) bersama dua anaknya jalan-jalan ke lokasi. Wanita dua anak yang tinggal di Buaran Serpong mengaku mengisi waktu sore hari dihabiskan untuk jalan-jalan di kawasan Kali Jeletreng. Suasana sejuk dan indah terlebih dekat lagi. “Tempat yang asri dan nyaman, dekat tak jauh. Kami sebagai warga sangat menikmati suasana ini,” tuturnya tersenyum.

 

Ia mengaku sejak lama kerap datang ke tempat ini, dulunya tidak sebagus ini, namun tahun demi tahun rupanya ada perkembangan terus. Dirinya berharap tempat ini bisa terus lestari dan aman karena warga yang datang dari mana-mana sehingga butuh keamanan. “Masyarakat maunya aman,” pintanya.

Rendy pemuda asal Pamulang saat ditemui di lokasi sendang makan bakso, mengaku penasaran datang karena melihat foto-foto yang diunggah di media sosial. Menurutnya, memang keren, untuk swafoto cukup bagus diposting ke media sosial.

 

“Kalau kata anak muda sekarang kece alias keren, tempat ini. Untuk pengambilan foto hasilnya pasti seperti bukan di daerah Tangsel,” tuturnya tertawa. (AN)

About admin

Check Also

Hairspray The Broadway Musical Pentas di Ciputra Artpreneur

Teater Musikal Nusantara (Teman) menggelar pertunjukan drama musikal Hairspray The Broadway Musical. Pertujukan seni karya Marc …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *