Home / Bisnis / 21 Pelamar Bank Perkreditan Rakyat Syariah Milik BUMD Tangsel Diverifikasi
Caption. Direktur Operasional PT PITS Sugeng Santoso, Direktur Utama PT PITS Dudung E Diredja, dan Direktur Keuangan PT PITS, Ruhamaben (kiri ke kanan).

21 Pelamar Bank Perkreditan Rakyat Syariah Milik BUMD Tangsel Diverifikasi

 

TANGSEL-Ada 21 pelamar bersaing mengisi jabatan Direksi, Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah (DPS) Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS). BPRS adalah anak perusahaan PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) yang bernaung di bawah BUMD Tangsel.

Direktur Operasional,  PT PITS, Sugeng Santoso telah mengumpulkan sebanyak 21 orang pelamar hingga Senin (15/1). Pengumuman dimulai akhir Desember hingga awal Januari melalui iklan di koran. PT PITS ini anak perusahaan holding company Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Tangsel.

“Sampai saat ini kami menerima dua puluh satu orang pelamar. Tahap selanjutnya kami menunggu kelengkapan berkas dari masing-masing pelamar sebagian sudah ada yang melengkapi dan diserahkan. Sebagian yang lain belum melengkapi persyaratan,” katanya.

Dari 21 pelamar, 6 Direksi, 3 Komisaris dan DBS 12 orang. Yang telah mengembalikan berkas, Direksi sebanyak 4 orang, DPS 3orang juga sudah menyerahkan berkas. Adapun yang belum sama sekali menyerahkan berkas adalah komisaris. Pihaknya memberikan tengat waktu hingga sepekan kedepan, kendati penutupan pendataran akhir bulan Januari.

“Kami menunggu mereka yang belum menyerahkan berkas. Kami beri waktu sepekan kedepan. Proses pengumpulan berkas pendaftaran akhir Januari ini,” tambah ia.

Setelah terkumpul semua berkas administrasi, pihaknya akan melakukan seleksi secara ketat. Bagi yang lulus seleksi administrasi, PT PITS akan menyerahkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). OJK selama empat belas hari kerja menentukan siapa saja yang layak melalui pengujian secara ketat.

“Ada tes wawacara serta tes terulis dilakukan oleh OJK menguji para pelamar. OJK memiliki otoritas ini semua dan kami tidak punya intervensi terhadap seleksi ini. Kami tugasnya hanya mengumpulkan berkas palamar dari mulai pembukaan sampai seleksi adminstrasi saja,” tukasnya.

Setelah nanti melalui tahap seleksi tulis dan wawacara, OJK bakal mengumumkan siapa saja yang layak menjadi Direksi, Komisaris dan DPS. Posisi direksi dan komisaris serta DPS masing-masing 2 orang.

“Posisi yang dibutukan dari tiga bidang masing-masing dua orang. Setelah nanti diketahui nama-nama yang akan menduduki jabatan keluarlah namanya izin prinsip. Setelah ada izin prinsip, siapa saja nama-namanya baru ada izin pendirian bank syariah,” bebernya.

Izin prinsip dari OJK bank syariah, intinya OJK menyetujui pendirian bank syariah. Akan ada jeda sampai bank bisa beroperasi. Setelah izin prinsip, baru menyusun perangkat operasil pembahasan pola kerja, mulai menentukan kantor ada di mana, sistimnya bagaimana, produknya apa saja di syariah.

“Target izin prinsip minimal Juni, setelah izin prinsip maka minimal tiga bulan mendapatkan izin operasioanl mendatang dan targetnya sebelum akhir tahun ini BPRS sudah bisa beroperasi. Semoga saja berjalan dengan lancar tidak ada hambatan,” doanya.

Direktur Utama PT PITS, Dudung E Diredja menjelaskan, dari total 21 pelamar, tidak didominasi dari Tangsel tapi datang dari luar Tangsel. Ia menambahkan persyaratan bagi pelamar selain berkas adminstrasi formal seperti ijazah dan lain-lain, mewajibkan memiliki sertifikat perbankkan syariah dari lembaga sertifikasi.

“Syarat komisaris dan direksi harus ada sertifikat kompetensi kerja dari lembaga sertifikasi profesi. Kemudian harus mempunyai sertifikat pelatihan perbankan syariah semua itu inti dari peryaratan lain. Sedangkan untuk DPS tidak begitu sudah hanya mendapat dari Majelis Ulama Indonesia,” jelasnya.

OJK tidak membatasi usia. Hanya disitu minimal pernah berpengalaman dua tahun di bidang pembiayaan atau tiga tahun sebagai direksi tingkat lembaga keuangan mikro syariah minimal ijasah D3. Atau minimal 2 tahun pengalaman di bidang pengreditan. (AN).

 

About admin

Check Also

Hotel Harris Summarecon Serpong Dibangun 480 Kamar

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) melaksanakan Ground Breaking pembangunan Harris Hotel Serpong oleh jajaran direksi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *